Website Resmi
Pemerintah Desa Dukuhrejo
Kabupaten Purworejo

Desa
Dukuhrejo

Login Admin
Statistik Pengunjung
Info Aplikasi
" SUGENG RAWUH DI WEBSITE RESMI DESA DUKUHREJO "

Info

BERITA DAERAH

Pengurus Koperasi Desa Merah Putih Dibekali Manajemen Ritel, Kunci Agar Koperasi Tak Sekadar Berdiri

PURWOREJO -- Keberhasilan sebuah koperasi tidak hanya ditentukan oleh legalitas dan struktur organisasinya, tetapi juga kemampuan mengelola usaha secara profesional.  Hal inilah yang menjadi fokus dalam pendidikan dan pelatihan perkoperasian yang digelar Dinas Koperasi, UKM, dan Perdagangan (KUKMP) Kabupaten Purworejo pada 10–11 Juni 2026.

Pelatihan yang berlangsung di Kecamatan Grabag dan Kecamatan Ngombol tersebut diikuti pengurus Koperasi Desa Merah Putih dari berbagai desa di Kabupaten Purworejo. Masing-masing desa mengirimkan tiga orang pengurus untuk memperkuat kapasitas pengelolaan koperasi yang tengah dikembangkan sebagai penggerak ekonomi desa.

Dalam kegiatan tersebut, dosen sekaligus Ketua Program Studi Manajemen Bisnis Syariah Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam Institut Agama Islam An-Nawawi Purworejo, Kurnia Ari Setiawan, memberikan materi mengenai Manajemen Ritel Koperasi.

Materi ini dinilai penting karena sebagian besar koperasi desa nantinya akan menjalankan unit usaha yang bersentuhan langsung dengan kebutuhan masyarakat sehari-hari.

Menurut Kurnia, banyak koperasi yang memiliki potensi besar tetapi kesulitan berkembang karena pengelolaan usaha belum dilakukan secara profesional. Padahal, pengelolaan ritel yang baik dapat menjadi sumber pendapatan sekaligus memperkuat kepercayaan anggota dan masyarakat.

“Pengurus koperasi harus memahami pengelolaan usaha mulai dari pemilihan produk, pengendalian stok, pelayanan pelanggan, pencatatan keuangan hingga strategi pemasaran. Jika dikelola dengan baik, koperasi bisa menjadi pusat aktivitas ekonomi desa yang mampu bersaing dengan usaha modern,” ujarnya.

Ia menjelaskan bahwa salah satu tantangan utama usaha ritel koperasi adalah menjaga ketersediaan barang sesuai kebutuhan pasar. Pengelola harus mampu membaca pola konsumsi masyarakat agar stok tidak menumpuk maupun kosong saat dibutuhkan. Selain itu, pencatatan keuangan yang tertib menjadi syarat penting untuk menjaga kesehatan usaha dan transparansi kepada anggota.

baca juga : https://dukuhrejo.id/artikel/2026/6/11/tinjau-progres-kdkmp-dukuhrejo-sejumlah-petinggi-tni-dan-instansi-terkait-lakukan-kunjungan-teknis

Pelatihan tidak hanya berisi penyampaian materi, tetapi juga diskusi mengenai berbagai persoalan yang dihadapi pengurus koperasi di lapangan. Sejumlah peserta mengangkat isu terkait pengelolaan modal, strategi meningkatkan omzet, hingga pemanfaatan teknologi digital untuk mendukung operasional usaha.

Kepala Dinas KUKMP Kabupaten Purworejo, Hadi Pranoto, menegaskan bahwa peningkatan kompetensi sumber daya manusia menjadi faktor penting dalam keberhasilan program Koperasi Desa Merah Putih.

Menurutnya, koperasi yang dikelola secara profesional akan lebih mampu bertahan, berkembang, dan memberikan manfaat ekonomi yang nyata bagi masyarakat. Program pelatihan ini juga menjadi bagian dari upaya memperkuat koperasi sebagai instrumen ekonomi kerakyatan.

Di tengah persaingan usaha yang semakin ketat, koperasi dituntut tidak hanya menjadi wadah simpan pinjam, tetapi juga mampu mengelola berbagai unit usaha produktif yang sesuai dengan potensi desa masing-masing.

Kegiatan yang turut menghadirkan anggota Komisi III DPRD Kabupaten Purworejo serta jajaran pengawas koperasi tersebut diharapkan mampu membekali pengurus dengan pengetahuan praktis yang dapat langsung diterapkan.

Dengan tata kelola yang baik dan orientasi usaha yang jelas, Koperasi Desa Merah Putih diharapkan tidak sekadar berdiri secara administratif, melainkan tumbuh menjadi motor penggerak ekonomi desa yang berkelanjutan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

 

https://www.purworejo24.com/2026/06/pengurus-koperasi-desa-merah-putih-dibekali-manajemen-ritel-kunci-agar-koperasi-tak-sekadar-berdiri/

Beri Komentar

Komentar Facebook

layananmandiri

Hubungi Aparatur Desa Untuk mendapatkan PIN

Statistik Penduduk

Total Populasi Desa Dukuhrejo

910 910

901 1811

1811

1811 1811

TOTAL : 1811 ORANG

910

LAKI-LAKI

901

PEREMPUAN

Lokasi Kantor Desa

Alamat:Jl. Parto Sudiro RT 02 RW 02 Desa Dukuhrejo Kecamatan Bayan Kabupaten Purworejo
Desa : Dukuhrejo
Kecamatan : Bayan
Kabupaten : Purworejo
Kodepos : 54224

Peta Wilayah Desa

Transparansi Anggaran

APBDes 2025 Pelaksanaan

Pendapatan

Anggaran:Rp 1.309.615.751,00
Realisasi:RP 1.256.766.409,00

95.96%

Belanja

Anggaran:Rp 1.183.606.540,00
Realisasi:RP 1.111.626.971,00

93.92%

Pembiayaan

Anggaran:Rp 186.579.789,00
Realisasi:RP 186.579.789,00

100%

APBDes 2025 Pendapatan

Hasil Usaha Desa

Anggaran:Rp 1.685.093,00
Realisasi:RP 1.685.093,00

100%

Hasil Aset Desa

Anggaran:Rp 113.275.736,00
Realisasi:RP 102.265.895,00

90.28%

Dana Desa

Anggaran:Rp 765.705.000,00
Realisasi:RP 765.705.000,00

100%

Bagi Hasil Pajak Dan Retribusi

Anggaran:Rp 56.037.550,00
Realisasi:RP 37.060.550,00

66.14%

Alokasi Dana Desa

Anggaran:Rp 326.292.400,00
Realisasi:RP 313.188.400,00

95.98%

Bantuan Keuangan Kabupaten/Kota

Anggaran:Rp 45.421.272,00
Realisasi:RP 35.162.552,00

77.41%

Penerimaan Dari Hasil Kerjasama Dengan Pihak Ketiga

Anggaran:Rp 838.700,00
Realisasi:RP 838.700,00

100%

Bunga Bank

Anggaran:Rp 360.000,00
Realisasi:RP 860.219,00

238.95%

APBDes 2025 Pembelanjaan

Bidang Penyelenggaran Pemerintahan Desa

Anggaran:Rp 559.256.090,00
Realisasi:RP 503.651.821,00

90.06%

Bidang Pelaksanaan Pembangunan Desa

Anggaran:Rp 240.564.800,00
Realisasi:RP 229.852.700,00

95.55%

Bidang Pembinaan Kemasyarakatan Desa

Anggaran:Rp 313.872.450,00
Realisasi:RP 313.072.450,00

99.75%

Bidang Pemberdayaan Masyarakat Desa

Anggaran:Rp 15.913.200,00
Realisasi:RP 11.050.000,00

69.44%

Bidang Penanggulangan Bencana, Darurat Dan Mendesak Desa

Anggaran:Rp 54.000.000,00
Realisasi:RP 54.000.000,00

100%

Website Resmi
Pemerintah Desa Dukuhrejo
Kabupaten Purworejo

Desa
Dukuhrejo

Login Admin
Statistik Pengunjung
Info Aplikasi

BERITA DAERAH

Pengurus Koperasi Desa Merah Putih Dibekali Manajemen Ritel, Kunci Agar Koperasi Tak Sekadar Berdiri

PURWOREJO -- Keberhasilan sebuah koperasi tidak hanya ditentukan oleh legalitas dan struktur organisasinya, tetapi juga kemampuan mengelola usaha secara profesional.  Hal inilah yang menjadi fokus dalam pendidikan dan pelatihan perkoperasian yang digelar Dinas Koperasi, UKM, dan Perdagangan (KUKMP) Kabupaten Purworejo pada 10–11 Juni 2026.

Pelatihan yang berlangsung di Kecamatan Grabag dan Kecamatan Ngombol tersebut diikuti pengurus Koperasi Desa Merah Putih dari berbagai desa di Kabupaten Purworejo. Masing-masing desa mengirimkan tiga orang pengurus untuk memperkuat kapasitas pengelolaan koperasi yang tengah dikembangkan sebagai penggerak ekonomi desa.

Dalam kegiatan tersebut, dosen sekaligus Ketua Program Studi Manajemen Bisnis Syariah Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam Institut Agama Islam An-Nawawi Purworejo, Kurnia Ari Setiawan, memberikan materi mengenai Manajemen Ritel Koperasi.

Materi ini dinilai penting karena sebagian besar koperasi desa nantinya akan menjalankan unit usaha yang bersentuhan langsung dengan kebutuhan masyarakat sehari-hari.

Menurut Kurnia, banyak koperasi yang memiliki potensi besar tetapi kesulitan berkembang karena pengelolaan usaha belum dilakukan secara profesional. Padahal, pengelolaan ritel yang baik dapat menjadi sumber pendapatan sekaligus memperkuat kepercayaan anggota dan masyarakat.

“Pengurus koperasi harus memahami pengelolaan usaha mulai dari pemilihan produk, pengendalian stok, pelayanan pelanggan, pencatatan keuangan hingga strategi pemasaran. Jika dikelola dengan baik, koperasi bisa menjadi pusat aktivitas ekonomi desa yang mampu bersaing dengan usaha modern,” ujarnya.

Ia menjelaskan bahwa salah satu tantangan utama usaha ritel koperasi adalah menjaga ketersediaan barang sesuai kebutuhan pasar. Pengelola harus mampu membaca pola konsumsi masyarakat agar stok tidak menumpuk maupun kosong saat dibutuhkan. Selain itu, pencatatan keuangan yang tertib menjadi syarat penting untuk menjaga kesehatan usaha dan transparansi kepada anggota.

baca juga : https://dukuhrejo.id/artikel/2026/6/11/tinjau-progres-kdkmp-dukuhrejo-sejumlah-petinggi-tni-dan-instansi-terkait-lakukan-kunjungan-teknis

Pelatihan tidak hanya berisi penyampaian materi, tetapi juga diskusi mengenai berbagai persoalan yang dihadapi pengurus koperasi di lapangan. Sejumlah peserta mengangkat isu terkait pengelolaan modal, strategi meningkatkan omzet, hingga pemanfaatan teknologi digital untuk mendukung operasional usaha.

Kepala Dinas KUKMP Kabupaten Purworejo, Hadi Pranoto, menegaskan bahwa peningkatan kompetensi sumber daya manusia menjadi faktor penting dalam keberhasilan program Koperasi Desa Merah Putih.

Menurutnya, koperasi yang dikelola secara profesional akan lebih mampu bertahan, berkembang, dan memberikan manfaat ekonomi yang nyata bagi masyarakat. Program pelatihan ini juga menjadi bagian dari upaya memperkuat koperasi sebagai instrumen ekonomi kerakyatan.

Di tengah persaingan usaha yang semakin ketat, koperasi dituntut tidak hanya menjadi wadah simpan pinjam, tetapi juga mampu mengelola berbagai unit usaha produktif yang sesuai dengan potensi desa masing-masing.

Kegiatan yang turut menghadirkan anggota Komisi III DPRD Kabupaten Purworejo serta jajaran pengawas koperasi tersebut diharapkan mampu membekali pengurus dengan pengetahuan praktis yang dapat langsung diterapkan.

Dengan tata kelola yang baik dan orientasi usaha yang jelas, Koperasi Desa Merah Putih diharapkan tidak sekadar berdiri secara administratif, melainkan tumbuh menjadi motor penggerak ekonomi desa yang berkelanjutan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

 

https://www.purworejo24.com/2026/06/pengurus-koperasi-desa-merah-putih-dibekali-manajemen-ritel-kunci-agar-koperasi-tak-sekadar-berdiri/

Beri Komentar

Komentar Facebook