Mohon maaf, untuk saat ini data belum tersedia...
Mohon maaf, untuk saat ini data belum tersedia...
| Hari ini | : | 297 |
| Kemarin | : | 68 |
| Total | : | 38.332 |
| Sistem Operasi | : | Unknown Platform |
| IP Address | : | 216.73.217.88 |
| Browser | : | Mozilla 5.0 |
Info
Dukuhrejo.id — Kejaksaan Agung (Kejagung) melakukan penggeledahan di kantor Badan Gizi Nasional (BGN) yang berlokasi di Jakarta Pusat sejak Rabu (3/6) dini hari. Hingga saat ini, pihak Kejagung belum mengungkap secara rinci perkara yang menjadi dasar dilakukannya tindakan tersebut.
Berdasarkan keterangan petugas keamanan yang bertugas di kantor BGN, tim penyidik dari Jaksa Agung Muda Bidang Tindak Pidana Khusus (Jampidsus) telah berada di lokasi sejak sekitar pukul 02.00 WIB. Dengan demikian, proses penggeledahan telah berlangsung selama kurang lebih delapan jam ketika informasi tersebut mulai beredar.
Meski aktivitas penyidik berlangsung sejak dini hari, belum ada penjelasan resmi mengenai objek maupun perkara yang sedang diselidiki. Pelaksana Harian Kepala Pusat Penerangan Hukum Kejaksaan Agung, Mohammad Jeffry, sejauh ini hanya mengonfirmasi bahwa penggeledahan memang dilakukan oleh penyidik bidang Pidana Khusus.
Menurut Jeffry, Kejaksaan Agung akan menyampaikan hasil kegiatan tersebut melalui konferensi pers setelah proses penggeledahan selesai dilakukan.
"Penyidik Pidsus Kejaksaan Agung benar melakukan penggeledahan di kantor BGN," ujarnya saat memberikan konfirmasi melalui pesan singkat pada Rabu.
Pantauan di lokasi menunjukkan sejumlah pegawai BGN terlihat berkumpul dan menunggu di luar area kantor selama jam kerja berlangsung. Para karyawan yang datang ke kantor tidak diperbolehkan langsung memasuki gedung dan diminta menunggu arahan lebih lanjut dari pihak terkait.
baca juga : https://dukuhrejo.id/artikel/2026/6/3/kantor-bgn-digeledah-aktivitas-pegawai-sempat-terganggu
Informasi yang diperoleh dari lokasi menyebutkan bahwa seluruh pegawai yang tiba pada pagi hari diarahkan untuk tetap berada di luar area kantor karena sedang berlangsung kegiatan yang melibatkan penyidik Kejaksaan Agung.
Peristiwa penggeledahan ini terjadi hanya sehari setelah Presiden Prabowo Subianto melakukan pergantian pimpinan di Badan Gizi Nasional dengan mencopot Dadan Hindayana dari jabatan Kepala BGN pada Selasa (2/6).
Saat dimintai keterangan mengenai kemungkinan keterkaitan pergantian tersebut dengan dugaan praktik jual beli Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG), Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi menjelaskan bahwa persoalan tersebut masih dalam proses audit internal.
Menurut Prasetyo, pemerintah saat ini terus melakukan pemantauan dan evaluasi terhadap berbagai program yang berjalan, termasuk aspek-aspek yang menjadi perhatian dalam pengelolaan BGN.
"Semua sedang dalam proses audit internal. Itu merupakan bagian dari monitoring dan evaluasi yang terus kami lakukan," kata Prasetyo di Kompleks Istana Kepresidenan Jakarta, Selasa (2/6).
Hingga kini belum ada pernyataan resmi yang menghubungkan penggeledahan kantor BGN dengan hasil audit internal maupun dugaan penyimpangan dalam pelaksanaan program terkait. Publik masih menunggu penjelasan lebih lanjut dari Kejaksaan Agung mengenai kasus yang sedang ditangani dan hasil penggeledahan yang dilakukan. (adm)
Hubungi Aparatur Desa Untuk mendapatkan PIN
Total Populasi Desa Dukuhrejo
910 910
901 1811
1811
1811 1811
TOTAL : 1811 ORANG
LAKI-LAKI
PEREMPUAN
| Alamat | : | Jl. Parto Sudiro RT 02 RW 02 Desa Dukuhrejo Kecamatan Bayan Kabupaten Purworejo |
| Desa | : | Dukuhrejo |
| Kecamatan | : | Bayan |
| Kabupaten | : | Purworejo |
| Kodepos | : | 54224 |
| Anggaran | : | Rp 1.309.615.751,00 |
| Realisasi | : | RP 1.256.766.409,00 |
95.96%
| Anggaran | : | Rp 1.183.606.540,00 |
| Realisasi | : | RP 1.111.626.971,00 |
93.92%
| Anggaran | : | Rp 186.579.789,00 |
| Realisasi | : | RP 186.579.789,00 |
100%
| Anggaran | : | Rp 1.685.093,00 |
| Realisasi | : | RP 1.685.093,00 |
100%
| Anggaran | : | Rp 113.275.736,00 |
| Realisasi | : | RP 102.265.895,00 |
90.28%
| Anggaran | : | Rp 765.705.000,00 |
| Realisasi | : | RP 765.705.000,00 |
100%
| Anggaran | : | Rp 56.037.550,00 |
| Realisasi | : | RP 37.060.550,00 |
66.14%
| Anggaran | : | Rp 326.292.400,00 |
| Realisasi | : | RP 313.188.400,00 |
95.98%
| Anggaran | : | Rp 45.421.272,00 |
| Realisasi | : | RP 35.162.552,00 |
77.41%
| Anggaran | : | Rp 838.700,00 |
| Realisasi | : | RP 838.700,00 |
100%
| Anggaran | : | Rp 360.000,00 |
| Realisasi | : | RP 860.219,00 |
238.95%
| Anggaran | : | Rp 559.256.090,00 |
| Realisasi | : | RP 503.651.821,00 |
90.06%
| Anggaran | : | Rp 240.564.800,00 |
| Realisasi | : | RP 229.852.700,00 |
95.55%
| Anggaran | : | Rp 313.872.450,00 |
| Realisasi | : | RP 313.072.450,00 |
99.75%
| Anggaran | : | Rp 15.913.200,00 |
| Realisasi | : | RP 11.050.000,00 |
69.44%
| Anggaran | : | Rp 54.000.000,00 |
| Realisasi | : | RP 54.000.000,00 |
100%
Dukuhrejo.id — Kejaksaan Agung (Kejagung) melakukan penggeledahan di kantor Badan Gizi Nasional (BGN) yang berlokasi di Jakarta Pusat sejak Rabu (3/6) dini hari. Hingga saat ini, pihak Kejagung belum mengungkap secara rinci perkara yang menjadi dasar dilakukannya tindakan tersebut.
Berdasarkan keterangan petugas keamanan yang bertugas di kantor BGN, tim penyidik dari Jaksa Agung Muda Bidang Tindak Pidana Khusus (Jampidsus) telah berada di lokasi sejak sekitar pukul 02.00 WIB. Dengan demikian, proses penggeledahan telah berlangsung selama kurang lebih delapan jam ketika informasi tersebut mulai beredar.
Meski aktivitas penyidik berlangsung sejak dini hari, belum ada penjelasan resmi mengenai objek maupun perkara yang sedang diselidiki. Pelaksana Harian Kepala Pusat Penerangan Hukum Kejaksaan Agung, Mohammad Jeffry, sejauh ini hanya mengonfirmasi bahwa penggeledahan memang dilakukan oleh penyidik bidang Pidana Khusus.
Menurut Jeffry, Kejaksaan Agung akan menyampaikan hasil kegiatan tersebut melalui konferensi pers setelah proses penggeledahan selesai dilakukan.
"Penyidik Pidsus Kejaksaan Agung benar melakukan penggeledahan di kantor BGN," ujarnya saat memberikan konfirmasi melalui pesan singkat pada Rabu.
Pantauan di lokasi menunjukkan sejumlah pegawai BGN terlihat berkumpul dan menunggu di luar area kantor selama jam kerja berlangsung. Para karyawan yang datang ke kantor tidak diperbolehkan langsung memasuki gedung dan diminta menunggu arahan lebih lanjut dari pihak terkait.
baca juga : https://dukuhrejo.id/artikel/2026/6/3/kantor-bgn-digeledah-aktivitas-pegawai-sempat-terganggu
Informasi yang diperoleh dari lokasi menyebutkan bahwa seluruh pegawai yang tiba pada pagi hari diarahkan untuk tetap berada di luar area kantor karena sedang berlangsung kegiatan yang melibatkan penyidik Kejaksaan Agung.
Peristiwa penggeledahan ini terjadi hanya sehari setelah Presiden Prabowo Subianto melakukan pergantian pimpinan di Badan Gizi Nasional dengan mencopot Dadan Hindayana dari jabatan Kepala BGN pada Selasa (2/6).
Saat dimintai keterangan mengenai kemungkinan keterkaitan pergantian tersebut dengan dugaan praktik jual beli Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG), Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi menjelaskan bahwa persoalan tersebut masih dalam proses audit internal.
Menurut Prasetyo, pemerintah saat ini terus melakukan pemantauan dan evaluasi terhadap berbagai program yang berjalan, termasuk aspek-aspek yang menjadi perhatian dalam pengelolaan BGN.
"Semua sedang dalam proses audit internal. Itu merupakan bagian dari monitoring dan evaluasi yang terus kami lakukan," kata Prasetyo di Kompleks Istana Kepresidenan Jakarta, Selasa (2/6).
Hingga kini belum ada pernyataan resmi yang menghubungkan penggeledahan kantor BGN dengan hasil audit internal maupun dugaan penyimpangan dalam pelaksanaan program terkait. Publik masih menunggu penjelasan lebih lanjut dari Kejaksaan Agung mengenai kasus yang sedang ditangani dan hasil penggeledahan yang dilakukan. (adm)
Titik sudarti
21 Oktober 2026 07:29:23
Keren Semangat bekerja dan selamat berjuang Terus semangat dalam berinovasi mencari terobosan baru...