Menteri Koordinator Bidang Pangan, Zulkifli Hasan, melihat potensi Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) sebagai penggerak utama ekonomi di tingkat desa, terutama melalui kolaborasinya dengan program Makan Bergizi Gratis (MBG).
Penilaian tersebut disampaikan saat Zulkifli Hasan meninjau langsung kegiatan KDMP di Desa Rek Kerrek, Pamekasan, Jawa Timur, pada Senin (9/3/2026). Seperti diberitakan oleh Kompas.com, koperasi ini telah aktif memasok bahan pangan untuk dapur MBG sebelum program KDMP diluncurkan secara resmi.
Zulkifli Hasan menegaskan, "KDMP memang harus menjadi pusat bisnis masyarakat. Bisa dikelola dan dibeli oleh dapur MBG."
Zulkifli Hasan berpendapat bahwa model pengelolaan koperasi di Desa Rek Kerrek dapat dijadikan percontohan bagi desa-desa lain dalam mengembangkan usaha berbasis koperasi yang terintegrasi dengan program pemerintah. Sinergi antara KDMP dan dapur MBG membuka peluang perputaran ekonomi di tingkat desa, karena pasokan bahan pangan dapat dipenuhi dari masyarakat setempat.
"Namun di Rek Kerrek sudah jalan bisnisnya. Ini bagus menjadi contoh. Terima kasih TNI selama ini sudah membantu," kata Zulkifli Hasan.
Pemerintah menargetkan pembangunan dan peresmian sekitar 30.000 KDMP pada Juni mendatang. Dalam jangka panjang, targetnya adalah 80.000 KDMP beroperasi di seluruh Indonesia, menjadi pusat kegiatan ekonomi masyarakat di setiap desa.
Zulkifli Hasan menambahkan, "Kami berharap ada kolaborasi antar semua pihak. Seperti KDMP dan dapur MBG. Sehingga masyarakat semakin makmur."
Koperasi Serap Produk Warga
Fadil, Kepala Desa Rek Kerrek, menjelaskan bahwa koperasi desa di wilayahnya telah mulai beroperasi meskipun pembangunan gedungnya baru rampung. KDMP di sana menyuplai kebutuhan dapur MBG yang berada di Desa Rek Kerrek, mulai dari beras, telur, susu, ayam, buah-buahan, sayur, dan roti UMKM.
Menurut Fadil, bahan pangan tersebut diperoleh langsung dari masyarakat setempat, kemudian dipasok ke dapur MBG untuk memenuhi kebutuhan makanan siswa setiap hari. "Jadi aktivitas di sini hidup. Ada yang menyediakan dan ada yang membeli," tuturnya.
https://www.asatunews.co.id/koperasi-desa-merah-putih-pusat-ekonomi