Website Resmi
Pemerintah Desa Dukuhrejo
Kabupaten Purworejo

Desa
Dukuhrejo

Login Admin
Statistik Pengunjung
Info Aplikasi
Selamat Datang Di Website Resmi Desa Dukuhrejo, Kec. Bayan, Kab. Purworejo

Info

BERITA NASIONAL

Hal yang Perlu Diketahui dari Rekrutmen SPPI untuk Kopdes

JAKARTA -- Kementerian Pertahanan akan merekrut 30 ribu sarjana penggerak pembangunan Indonesia atau SPPI untuk mengelola Koperasi Desa Merah Putih. Ribuan SPPI ini akan menjadi tenaga pengawak bagi 80 ribu koperasi yang ditargetkan mulai beroperasi pada Agustus tahun ini.

“Pemerintah menargetkan perekrutan dan pelatihan sekitar 30.000 tenaga pengawak melalui dukungan Kementerian Pertahanan, TNI, dan Polri,” kata Wakil Menteri Pertahanan Donny Ermawan Taufanto dalam rapat percepatan program Koperasi Desa Merah Putih, sebagaimana dimuat dalam keterangan resmi Kemenhan pada Kamis, 12 Maret 2026. 

Perekrutan calon pengelola koperasi oleh Kementerian Pertahanan ini menuai sorotan. Berikut hal yang perlu diketahui mengenai rencana tersebut:

Apa Itu SPPI?

Program perekrutan dan pendidikan SPPI oleh Kementerian Pertahanan ini telah diinisiasi oleh Presiden Prabowo Subianto saat menjadi menteri pertahanan pada 2020. Tujuan awalnya untuk menyiapkan sumber daya manusia guna mendukung program ketahanan pangan. 

Hingga Juli 2025, Kemhan telah meloloskan SPPI sebanyak 32 ribu orang yang kemudian ditempatkan menjadi kepala dapur makan bergizi gratis atau satuan pelayanan pemenuhan gizi di Indonesia. Ketika itu, sebelum dinyatakan lulus dan bekerja untuk program MBG, calon SPPI yang lolos seleksi administrasi dan wawancara menjalani pendidikan oleh Kementerian Pertahanan selama 3 bulan.

 
SPPI akan Mengelola Hingga 80 Ribu Koperasi

Wamenhan Donny mengatakan para SPPI yang direkrut akan menjadi tenaga pengawak atau pengelola bagi sekitar 80 ribu Koperasi Desa Merah Putih di berbagai daerah. Adapun Koperasi Desa Merah Putih adalah salah satu program prioritas pemerintahan Prabowo Subianto dan Gibran Rakabuming Raka. 

Calon SPPI yang mendaftar akan melalui proses seleksi dan pelatihan yang diselenggarakan oleh Kementerian Pertahanan. Namun belum dipastikan berapa lama masa pendidikan akan berlangsung.

Terbuka untuk Semua Jurusan Sarjana

Kepala Biro Informasi dan Hubungan Masyarakat Sekretariat Kementerian Pertahanan Brigadir Jenderal Rico Ricardo Sirait menjelaskan, perekrutan SPPI untuk Koperasi Desa Merah Putih terbuka untuk umum. Seluruh sarjana maupun magister dari semua jurusan bisa mendaftar sebagai calon pemimpin di koperasi tersebut. 

“Siapa saja boleh mengikuti asalkan memiliki syarat pendidikan terakhir sarjana,” kata Rico saat dihubungi pada Jumat, 13 Maret 2026.

Lulusan SPPI akan Menjadi Manajer Koperasi

Rico berkata peserta yang lolos program SPPI nantinya akan ditempatkan sebagai manajer di Koperasi Desa Merah Putih di berbagai wilayah Indonesia. 

“SPPI disiapkan untuk membangun SDM yang mendukung operasional serta penguatan tata kelola koperasi desa merah putih sebagai bagian dari penguatan ekonomi desa dan menjadi manajer di koperasi tersebut,” kata dia.

Pendidikan Dijadwalkan Mulai Juni 2026

Rico mengatakan pendidikan untuk posisi manajer di Koperasi Desa Merah Putih direncanakan dimulai pada Juni 2026. Adapun pelbagai ketentuan mengenai syarat, tahapan rekrutmen, dan jadwal pendaftaran seleksi SPPI ini masih dibahas. “Saat ini pemerintah masih melakukan koordinasi lintas kementerian dan lembaga serta menyiapkan mekanisme pelaksanaannya,” katanya.

Dikritik Anggota Komisi I DPR

Anggota Komisi I Dewan Perwakilan Rakyat yang membidangi pertahanan, Tubagus Hasanuddin, mengkritik rencana perekrutan tenaga kerja untuk koperasi desa merah putih oleh Kementerian Pertahanan. Purnawirawan TNI itu menilai rekrutmen dan pengelolaan sumber daya manusia untuk koperasi seharusnya diserahkan kepada Kementerian Koperasi. 

Ia menyarankan Kementerian Pertahanan sebaiknya berfokus pada tugas utamanya sebagai pengelola sistem pertahanan negara. “Pembentukan komando daerah militer dan batalion saja sudah menyita waktu dan pikiran,” kata politikus Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan itu pada Minggu, 15 Maret 2026. 

 

https://www.tempo.co/politik/hal-yang-perlu-diketahui-dari-rekrutmen-sppi-untuk-kopdes

Beri Komentar

Komentar Facebook

layananmandiri

Hubungi Aparatur Desa Untuk mendapatkan PIN

Statistik Penduduk

Total Populasi Desa Dukuhrejo

912 912

906 1818

1818

1818 1818

TOTAL : 1818 ORANG

912

LAKI-LAKI

906

PEREMPUAN

Lokasi Kantor Desa

Alamat:Jl. Parto Sudiro RT 02 RW 02 Desa Dukuhrejo Kecamatan Bayan Kabupaten Purworejo
Desa : Dukuhrejo
Kecamatan : Bayan
Kabupaten : Purworejo
Kodepos : 54224

Peta Wilayah Desa

Transparansi Anggaran

APBDes 2025 Pelaksanaan

Pendapatan

Anggaran:Rp 1.309.615.751,00
Realisasi:RP 1.256.766.409,00

95.96%

Belanja

Anggaran:Rp 1.183.606.540,00
Realisasi:RP 1.111.626.971,00

93.92%

Pembiayaan

Anggaran:Rp 186.579.789,00
Realisasi:RP 186.579.789,00

100%

APBDes 2025 Pendapatan

Hasil Usaha Desa

Anggaran:Rp 1.685.093,00
Realisasi:RP 1.685.093,00

100%

Hasil Aset Desa

Anggaran:Rp 113.275.736,00
Realisasi:RP 102.265.895,00

90.28%

Dana Desa

Anggaran:Rp 765.705.000,00
Realisasi:RP 765.705.000,00

100%

Bagi Hasil Pajak Dan Retribusi

Anggaran:Rp 56.037.550,00
Realisasi:RP 37.060.550,00

66.14%

Alokasi Dana Desa

Anggaran:Rp 326.292.400,00
Realisasi:RP 313.188.400,00

95.98%

Bantuan Keuangan Kabupaten/Kota

Anggaran:Rp 45.421.272,00
Realisasi:RP 35.162.552,00

77.41%

Penerimaan Dari Hasil Kerjasama Dengan Pihak Ketiga

Anggaran:Rp 838.700,00
Realisasi:RP 838.700,00

100%

Bunga Bank

Anggaran:Rp 360.000,00
Realisasi:RP 860.219,00

238.95%

APBDes 2025 Pembelanjaan

Bidang Penyelenggaran Pemerintahan Desa

Anggaran:Rp 559.256.090,00
Realisasi:RP 503.651.821,00

90.06%

Bidang Pelaksanaan Pembangunan Desa

Anggaran:Rp 240.564.800,00
Realisasi:RP 229.852.700,00

95.55%

Bidang Pembinaan Kemasyarakatan Desa

Anggaran:Rp 313.872.450,00
Realisasi:RP 313.072.450,00

99.75%

Bidang Pemberdayaan Masyarakat Desa

Anggaran:Rp 15.913.200,00
Realisasi:RP 11.050.000,00

69.44%

Bidang Penanggulangan Bencana, Darurat Dan Mendesak Desa

Anggaran:Rp 54.000.000,00
Realisasi:RP 54.000.000,00

100%

Website Resmi
Pemerintah Desa Dukuhrejo
Kabupaten Purworejo

Desa
Dukuhrejo

Login Admin
Statistik Pengunjung
Info Aplikasi

BERITA NASIONAL

Hal yang Perlu Diketahui dari Rekrutmen SPPI untuk Kopdes

JAKARTA -- Kementerian Pertahanan akan merekrut 30 ribu sarjana penggerak pembangunan Indonesia atau SPPI untuk mengelola Koperasi Desa Merah Putih. Ribuan SPPI ini akan menjadi tenaga pengawak bagi 80 ribu koperasi yang ditargetkan mulai beroperasi pada Agustus tahun ini.

“Pemerintah menargetkan perekrutan dan pelatihan sekitar 30.000 tenaga pengawak melalui dukungan Kementerian Pertahanan, TNI, dan Polri,” kata Wakil Menteri Pertahanan Donny Ermawan Taufanto dalam rapat percepatan program Koperasi Desa Merah Putih, sebagaimana dimuat dalam keterangan resmi Kemenhan pada Kamis, 12 Maret 2026. 

Perekrutan calon pengelola koperasi oleh Kementerian Pertahanan ini menuai sorotan. Berikut hal yang perlu diketahui mengenai rencana tersebut:

Apa Itu SPPI?

Program perekrutan dan pendidikan SPPI oleh Kementerian Pertahanan ini telah diinisiasi oleh Presiden Prabowo Subianto saat menjadi menteri pertahanan pada 2020. Tujuan awalnya untuk menyiapkan sumber daya manusia guna mendukung program ketahanan pangan. 

Hingga Juli 2025, Kemhan telah meloloskan SPPI sebanyak 32 ribu orang yang kemudian ditempatkan menjadi kepala dapur makan bergizi gratis atau satuan pelayanan pemenuhan gizi di Indonesia. Ketika itu, sebelum dinyatakan lulus dan bekerja untuk program MBG, calon SPPI yang lolos seleksi administrasi dan wawancara menjalani pendidikan oleh Kementerian Pertahanan selama 3 bulan.

 
SPPI akan Mengelola Hingga 80 Ribu Koperasi

Wamenhan Donny mengatakan para SPPI yang direkrut akan menjadi tenaga pengawak atau pengelola bagi sekitar 80 ribu Koperasi Desa Merah Putih di berbagai daerah. Adapun Koperasi Desa Merah Putih adalah salah satu program prioritas pemerintahan Prabowo Subianto dan Gibran Rakabuming Raka. 

Calon SPPI yang mendaftar akan melalui proses seleksi dan pelatihan yang diselenggarakan oleh Kementerian Pertahanan. Namun belum dipastikan berapa lama masa pendidikan akan berlangsung.

Terbuka untuk Semua Jurusan Sarjana

Kepala Biro Informasi dan Hubungan Masyarakat Sekretariat Kementerian Pertahanan Brigadir Jenderal Rico Ricardo Sirait menjelaskan, perekrutan SPPI untuk Koperasi Desa Merah Putih terbuka untuk umum. Seluruh sarjana maupun magister dari semua jurusan bisa mendaftar sebagai calon pemimpin di koperasi tersebut. 

“Siapa saja boleh mengikuti asalkan memiliki syarat pendidikan terakhir sarjana,” kata Rico saat dihubungi pada Jumat, 13 Maret 2026.

Lulusan SPPI akan Menjadi Manajer Koperasi

Rico berkata peserta yang lolos program SPPI nantinya akan ditempatkan sebagai manajer di Koperasi Desa Merah Putih di berbagai wilayah Indonesia. 

“SPPI disiapkan untuk membangun SDM yang mendukung operasional serta penguatan tata kelola koperasi desa merah putih sebagai bagian dari penguatan ekonomi desa dan menjadi manajer di koperasi tersebut,” kata dia.

Pendidikan Dijadwalkan Mulai Juni 2026

Rico mengatakan pendidikan untuk posisi manajer di Koperasi Desa Merah Putih direncanakan dimulai pada Juni 2026. Adapun pelbagai ketentuan mengenai syarat, tahapan rekrutmen, dan jadwal pendaftaran seleksi SPPI ini masih dibahas. “Saat ini pemerintah masih melakukan koordinasi lintas kementerian dan lembaga serta menyiapkan mekanisme pelaksanaannya,” katanya.

Dikritik Anggota Komisi I DPR

Anggota Komisi I Dewan Perwakilan Rakyat yang membidangi pertahanan, Tubagus Hasanuddin, mengkritik rencana perekrutan tenaga kerja untuk koperasi desa merah putih oleh Kementerian Pertahanan. Purnawirawan TNI itu menilai rekrutmen dan pengelolaan sumber daya manusia untuk koperasi seharusnya diserahkan kepada Kementerian Koperasi. 

Ia menyarankan Kementerian Pertahanan sebaiknya berfokus pada tugas utamanya sebagai pengelola sistem pertahanan negara. “Pembentukan komando daerah militer dan batalion saja sudah menyita waktu dan pikiran,” kata politikus Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan itu pada Minggu, 15 Maret 2026. 

 

https://www.tempo.co/politik/hal-yang-perlu-diketahui-dari-rekrutmen-sppi-untuk-kopdes

Beri Komentar

Komentar Facebook