Website Resmi
Pemerintah Desa Dukuhrejo
Kabupaten Purworejo

Desa
Dukuhrejo

Login Admin
Statistik Pengunjung
Info Aplikasi
Selamat Datang Di Website Resmi Desa Dukuhrejo, Kec. Bayan, Kab. Purworejo

Info

BERITA NASIONAL

Anggota DPR RI Soroti Dugaan Alih Fungsi LSD dan Rekrutmen 30 Ribu SPPI untuk KDMP

Anggota Komisi IV DPR RI Sonny T. Danaparamita, mengkritik rencana pemerintah merekrut 30 ribu Sarjana Penggerak Pembangunan Indonesia (SPPI) untuk mengelola Koperasi Desa Merah Putih (KDMP).

 

BONDOWOSO Anggota Komisi IV DPR RI Sonny T. Danaparamita, melontarkan kritik keras terhadap rencana pemerintah merekrut 30 ribu Sarjana Penggerak Pembangunan Indonesia (SPPI) untuk mengelola Koperasi Desa Merah Putih (KDMP).

Legislator dari Daerah Pemilihan Jawa Timur III yang meliputi Banyuwangi, Situbondo, dan Bondowoso itu menilai kebijakan tersebut berpotensi menimbulkan polemik, terutama jika para lulusan baru langsung dijanjikan status Aparatur Sipil Negara (ASN). Menurutnya, hal itu bisa melukai rasa keadilan jutaan tenaga honorer yang telah mengabdi bertahun-tahun tanpa kepastian status.

Ia menegaskan, kebijakan rekrutmen seharusnya tidak mengesampingkan prinsip keadilan sosial. Sonny menyoroti nasib para guru honorer di daerah terpencil, tenaga kesehatan seperti perawat dan bidan desa, hingga pegawai teknis dan administrasi yang selama ini bekerja dalam ketidakpastian. 

“Jangan sampai ada kesan bahwa rekrutmen baru mendapat perlakuan istimewa, sementara mereka yang sudah lama mengabdi justru terabaikan,” ujarnya saat dikonfirmasi, Senin (16/3/2026).  Di sektor pertanian, Sonny secara khusus menyinggung keberadaan penyuluh pertanian, termasuk tenaga harian lepas seperti THL-TBPP, yang selama ini menjadi garda terdepan dalam mendampingi petani. 

Ia menilai, pemberian jalur khusus ASN bagi SPPI berpotensi menciptakan ketimpangan nyata bagi para pejuang pangan tersebut. Selain menyoroti aspek sumber daya manusia, Sonny juga mengkritik keterlibatan lintas kementerian dalam proses rekrutmen yang dinilai tidak proporsional. 

Ia menegaskan bahwa urusan koperasi seharusnya berada di bawah kendali Kementerian Koperasi dan UKM sebagai sektor utama. “Jika tidak dipimpin oleh kementerian yang memang berkompeten, program ini berisiko hanya menjadi kegiatan seremonial yang sarat kepentingan sektoral,” tegasnya.

Tak hanya itu, Sonny turut mengingatkan potensi persoalan dalam pembangunan infrastruktur KDMP, khususnya terkait alih fungsi lahan.  Ia menyoroti kemungkinan pelanggaran terhadap kawasan Lahan Sawah Dilindungi (LSD) dan Lahan Pertanian Pangan Berkelanjutan yang dilindungi undang-undang.

Menurutnya, meskipun program KDMP masuk dalam Proyek Strategis Nasional, pelaksanaannya tetap harus mematuhi aturan perlindungan lahan pertanian. “Pembangunan ekonomi tidak boleh mengorbankan lahan produktif yang menjadi sumber penghidupan petani,” katanya.

Sonny mengajak pemerintah menjadikan momentum Ramadan sebagai ruang refleksi untuk memperkuat kebijakan yang lebih inklusif dan berkeadilan.  Ia menekankan pentingnya sinergi antar kementerian tanpa ego sektoral, agar program pembangunan tidak justru menimbulkan ketimpangan baru. “Jangan sampai niat baik membangun bangsa malah meninggalkan rasa ketidakadilan bagi mereka yang telah lama mengabdi,” pungkasnya.


https://timesindonesia.co.id/pemerintahan/582512/anggota-dpr-ri-soroti-dugaan-alih-fungsi-lsd-dan-rekrutmen-30-ribu-sppi-untuk-kdmp

Beri Komentar

Komentar Facebook

layananmandiri

Hubungi Aparatur Desa Untuk mendapatkan PIN

Statistik Penduduk

Total Populasi Desa Dukuhrejo

912 912

906 1818

1818

1818 1818

TOTAL : 1818 ORANG

912

LAKI-LAKI

906

PEREMPUAN

Lokasi Kantor Desa

Alamat:Jl. Parto Sudiro RT 02 RW 02 Desa Dukuhrejo Kecamatan Bayan Kabupaten Purworejo
Desa : Dukuhrejo
Kecamatan : Bayan
Kabupaten : Purworejo
Kodepos : 54224

Peta Wilayah Desa

Transparansi Anggaran

APBDes 2025 Pelaksanaan

Pendapatan

Anggaran:Rp 1.309.615.751,00
Realisasi:RP 1.256.766.409,00

95.96%

Belanja

Anggaran:Rp 1.183.606.540,00
Realisasi:RP 1.111.626.971,00

93.92%

Pembiayaan

Anggaran:Rp 186.579.789,00
Realisasi:RP 186.579.789,00

100%

APBDes 2025 Pendapatan

Hasil Usaha Desa

Anggaran:Rp 1.685.093,00
Realisasi:RP 1.685.093,00

100%

Hasil Aset Desa

Anggaran:Rp 113.275.736,00
Realisasi:RP 102.265.895,00

90.28%

Dana Desa

Anggaran:Rp 765.705.000,00
Realisasi:RP 765.705.000,00

100%

Bagi Hasil Pajak Dan Retribusi

Anggaran:Rp 56.037.550,00
Realisasi:RP 37.060.550,00

66.14%

Alokasi Dana Desa

Anggaran:Rp 326.292.400,00
Realisasi:RP 313.188.400,00

95.98%

Bantuan Keuangan Kabupaten/Kota

Anggaran:Rp 45.421.272,00
Realisasi:RP 35.162.552,00

77.41%

Penerimaan Dari Hasil Kerjasama Dengan Pihak Ketiga

Anggaran:Rp 838.700,00
Realisasi:RP 838.700,00

100%

Bunga Bank

Anggaran:Rp 360.000,00
Realisasi:RP 860.219,00

238.95%

APBDes 2025 Pembelanjaan

Bidang Penyelenggaran Pemerintahan Desa

Anggaran:Rp 559.256.090,00
Realisasi:RP 503.651.821,00

90.06%

Bidang Pelaksanaan Pembangunan Desa

Anggaran:Rp 240.564.800,00
Realisasi:RP 229.852.700,00

95.55%

Bidang Pembinaan Kemasyarakatan Desa

Anggaran:Rp 313.872.450,00
Realisasi:RP 313.072.450,00

99.75%

Bidang Pemberdayaan Masyarakat Desa

Anggaran:Rp 15.913.200,00
Realisasi:RP 11.050.000,00

69.44%

Bidang Penanggulangan Bencana, Darurat Dan Mendesak Desa

Anggaran:Rp 54.000.000,00
Realisasi:RP 54.000.000,00

100%

Website Resmi
Pemerintah Desa Dukuhrejo
Kabupaten Purworejo

Desa
Dukuhrejo

Login Admin
Statistik Pengunjung
Info Aplikasi

BERITA NASIONAL

Anggota DPR RI Soroti Dugaan Alih Fungsi LSD dan Rekrutmen 30 Ribu SPPI untuk KDMP

Anggota Komisi IV DPR RI Sonny T. Danaparamita, mengkritik rencana pemerintah merekrut 30 ribu Sarjana Penggerak Pembangunan Indonesia (SPPI) untuk mengelola Koperasi Desa Merah Putih (KDMP).

 

BONDOWOSO Anggota Komisi IV DPR RI Sonny T. Danaparamita, melontarkan kritik keras terhadap rencana pemerintah merekrut 30 ribu Sarjana Penggerak Pembangunan Indonesia (SPPI) untuk mengelola Koperasi Desa Merah Putih (KDMP).

Legislator dari Daerah Pemilihan Jawa Timur III yang meliputi Banyuwangi, Situbondo, dan Bondowoso itu menilai kebijakan tersebut berpotensi menimbulkan polemik, terutama jika para lulusan baru langsung dijanjikan status Aparatur Sipil Negara (ASN). Menurutnya, hal itu bisa melukai rasa keadilan jutaan tenaga honorer yang telah mengabdi bertahun-tahun tanpa kepastian status.

Ia menegaskan, kebijakan rekrutmen seharusnya tidak mengesampingkan prinsip keadilan sosial. Sonny menyoroti nasib para guru honorer di daerah terpencil, tenaga kesehatan seperti perawat dan bidan desa, hingga pegawai teknis dan administrasi yang selama ini bekerja dalam ketidakpastian. 

“Jangan sampai ada kesan bahwa rekrutmen baru mendapat perlakuan istimewa, sementara mereka yang sudah lama mengabdi justru terabaikan,” ujarnya saat dikonfirmasi, Senin (16/3/2026).  Di sektor pertanian, Sonny secara khusus menyinggung keberadaan penyuluh pertanian, termasuk tenaga harian lepas seperti THL-TBPP, yang selama ini menjadi garda terdepan dalam mendampingi petani. 

Ia menilai, pemberian jalur khusus ASN bagi SPPI berpotensi menciptakan ketimpangan nyata bagi para pejuang pangan tersebut. Selain menyoroti aspek sumber daya manusia, Sonny juga mengkritik keterlibatan lintas kementerian dalam proses rekrutmen yang dinilai tidak proporsional. 

Ia menegaskan bahwa urusan koperasi seharusnya berada di bawah kendali Kementerian Koperasi dan UKM sebagai sektor utama. “Jika tidak dipimpin oleh kementerian yang memang berkompeten, program ini berisiko hanya menjadi kegiatan seremonial yang sarat kepentingan sektoral,” tegasnya.

Tak hanya itu, Sonny turut mengingatkan potensi persoalan dalam pembangunan infrastruktur KDMP, khususnya terkait alih fungsi lahan.  Ia menyoroti kemungkinan pelanggaran terhadap kawasan Lahan Sawah Dilindungi (LSD) dan Lahan Pertanian Pangan Berkelanjutan yang dilindungi undang-undang.

Menurutnya, meskipun program KDMP masuk dalam Proyek Strategis Nasional, pelaksanaannya tetap harus mematuhi aturan perlindungan lahan pertanian. “Pembangunan ekonomi tidak boleh mengorbankan lahan produktif yang menjadi sumber penghidupan petani,” katanya.

Sonny mengajak pemerintah menjadikan momentum Ramadan sebagai ruang refleksi untuk memperkuat kebijakan yang lebih inklusif dan berkeadilan.  Ia menekankan pentingnya sinergi antar kementerian tanpa ego sektoral, agar program pembangunan tidak justru menimbulkan ketimpangan baru. “Jangan sampai niat baik membangun bangsa malah meninggalkan rasa ketidakadilan bagi mereka yang telah lama mengabdi,” pungkasnya.


https://timesindonesia.co.id/pemerintahan/582512/anggota-dpr-ri-soroti-dugaan-alih-fungsi-lsd-dan-rekrutmen-30-ribu-sppi-untuk-kdmp

Beri Komentar

Komentar Facebook