Website Resmi
Pemerintah Desa Dukuhrejo
Kabupaten Purworejo

Desa
Dukuhrejo

Login Admin
Statistik Pengunjung
Info Aplikasi
" SUGENG RAWUH DI WEBSITE RESMI DESA DUKUHREJO "

Info

BERITA NASIONAL

Update Terkini Abu Vulkanik Imbas Erupsi Anak Krakatau

JAKARTA -- Abu vulkanik akibat erupsi Gunung Anak Krakatau di perairan Selat Sunda belum sepenuhnya menghilang hingga Senin (7/9) kemarin, meski episode erupsi menerus yang berlangsung sekitar 25 jam telah berakhir.
Material vulkanik itu masih terpantau menyebar di sejumlah wilayah dan berdampak terhadap aktivitas masyarakat. Sebaran abu bahkan membuat operasional sejumlah bandara terganggu.

Sejumlah wilayah seperti Lampung, Banten, hingga DKI Jakarta juga memutuskan menerapkan kebijakan pembelajaran jarak jauh (PJJ) bagi para siswa imbas peristiwa ini. CNNIndonesia.com telah merangkum update terbaru terkait dampak abu vulkanik erupsi Gunung Anak Krakatau tersebut, sebagai berikut:

Aktivitas Gunung Anak Krakatau

Badan Geologi Kementerian ESDM menyatakan episode erupsi menerus Gunung Anak Krakatau selama 25 jam telah berakhir. Gunung api itu menunjukkan aktivitas erupsi dengan pola letusan ringan yang terjadi secara berkala.

Meski demikian, Kepala Badan Geologi ESDM, Lana Saria mengatakan aktivitas vulkanik Gunung Anak Krakatau masih terus dipantau karena tingkat kegempaan masih tinggi.

"Probabilitas untuk terjadi letusan dalam beberapa periode waktu selanjutnya masih tinggi, dengan ancaman bahaya berupa lontaran batu pijar disertai hujan abu lebat, serta potensi aliran lava jika erupsi menerus kembali terjadi," kata dia, Senin.

Lana pun menghimbau agar masyarakat tidak diperbolehkan memasuki dan melakukan kegiatan di dalam wilayah radius 3 km dari pusat aktivitas Gunung Anak Krakatau, serta wajib meningkatkan kewaspadaan terhadap ancaman bahaya awan panas, lava, lontaran batu pijar, dan hujan abu lebat.

Overstay WNA Diperpanjang

Buntut erupsi ini, Ditjen Imigrasi memperpanjang masa tinggal hingga 30 hari untuk Warga Negara Asing (WNA) yang terdampak.

"Pemberian Izin Tinggal Keadaan Terpaksa (ITKT) dengan masa berlaku paling lama 30 hari dan dapat diperpanjang apabila dibutuhkan sesuai ketentuan," tulis Ditjen Imigrasi di Instagram pada Senin.

Selain penambahan masa tinggal, Ditjen Imigrasi juga menggratiskan biaya overstay atau masa lebih tinggal akibat kondisi darurat. Adapun ketentuan ini perlu laporan dari WNA yang bersangkutan dengan melampirkan surat keterangan dari maskapai atau otoritas bandara setempat.

"Tarif biaya beban Rp0 bagi orang asing yang mengalami overstay akibat kondisi tersebut dengan melampirkan surat keterangan dari maskapai atau otoritas bandara," tulis Ditjen Imigrasi.

Lebih lanjut, Ditjen Imigrasi mengimbau WNA untuk datang ke kantor imigrasi terdekat untuk melaporkan diri dan membawa dokumen yang dibutuhkan untuk mendapat penambahan masa tinggal sekaligus Rp0 untuk biaya overstay.

Mitigasi jemaah Umrah

Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) meminta Penyelenggara Perjalanan Ibadah Umrah (PPIU) untuk memastikan keselamatan jemaah umrah yang kini tertahan di Arab Saudi imbas penutupan bandara akibat erupsi Gunung Anak Krakatau.

Kemenhaj meminta seluruh asosiasi segera melakukan langkah mitigasi dan memastikan seluruh jemaah yang terdampak tetap memperoleh pelayanan serta pendampingan, hingga perjalanan dapat dilanjutkan dengan aman.

"PPIU harus memastikan setiap jemaah memperoleh informasi yang cepat, jelas, dan akurat mengenai status penerbangan serta penanganan yang sedang dilakukan," kata Direktur Jenderal Bina Penyelenggaraan Haji dan Umrah, Puji Raharjo, dalam keterangannya, Senin.

Menurut Puji, keselamatan jemaah harus menjadi prioritas dalam setiap keputusan terkait keberangkatan, kepulangan, transit, perubahan jadwal, maupun perubahan rute penerbangan.

Kemenhaj meminta PPIU aktif berkoordinasi dengan maskapai penerbangan, pengelola bandar udara, otoritas penerbangan, penyedia layanan di Arab Saudi, serta pihak terkait lain.

"PPIU harus memastikan kebutuhan jemaah tetap terlayani, termasuk akomodasi, konsumsi, transportasi, pendampingan, dan kebutuhan dasar lainnya sampai perjalanan dapat dilanjutkan," ujarnya.

Sementara itu, bagi jemaah yang akan berangkat ke Tanah Suci, PPIU diminta menunda keberangkatan hingga ada kepastian penerbangan dan kesiapan seluruh layanan perjalanan.

"Kami meminta PPIU tidak memaksakan keberangkatan sebelum ada kepastian dari maskapai dan otoritas penerbangan. Keselamatan jemaah harus menjadi pertimbangan utama," ujar Puji.

Prabowo tingkatkan dana mitigasi

Presiden RI Prabowo Subianto hendak mengalokasikan anggaran lebih besar untuk sektor mitigasi bencana. Hal ini disampaikan dalam rapat terbatas penanganan bencana alam yang digelar secara virtual, Senin.

"Bagi pemerintah yang saya pimpin alokasi anggaran untuk mitigasi bencana harus kita tambah secara signifikan," kata Prabowo dalam arahannya.

Prabowo mengatakan rentetan bencana alam di Indonesia ini merupakan konsekuensi geografis Indonesia yang terletak di Rings of Fire. Kata dia, konsekuensi geografis itulah yang membuat pemerintah harus siap menghadapi keadaan semacam ini setiap saat.

"Gempa di Flores kemudian sekarang aktivitas Gunung Anak Krakatau, dan juga Kebakaran Hutan, dan asap yang masih jadi masalah bagi kita semua," kata Prabowo.

PJJ di Jakarta diperpanjang

Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta memperpanjang kebijakan pembelajaran jarak jauh (PJJ) selama satu hari imbas sebaran abu vulkanik Gunung Anak Krakatau.
 Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung mengatakan sebaran abu vulkanik di Jakarta terdeteksi tinggal sedikit. Namun, masih terdeteksi di beberapa daerah.

"Sekarang ini sebenarnya abu vulkaniknya sudah mengalami penurunan yang luar biasa. Tetapi di beberapa daerah masih ada, dan kami masih memerlukan waktu satu hari untuk memperpanjang pembelajaran jarak jauh ini sampai dengan besok. Sehingga dengan demikian PJJ di Jakarta sampai dengan besok," kata Pramono di Balai Kota Jakarta, Senin.


https://www.cnnindonesia.com/nasional/20260908073919-20-1401276/update-terkini-abu-vulkanik-imbas-erupsi-anak-krakatau

Beri Komentar

Komentar Facebook

layananmandiri

Hubungi Aparatur Desa Untuk mendapatkan PIN

Statistik Penduduk

Total Populasi Desa Dukuhrejo

910 910

901 1811

1811

1811 1811

TOTAL : 1811 ORANG

910

LAKI-LAKI

901

PEREMPUAN

Lokasi Kantor Desa

Alamat:Jl. Parto Sudiro RT 02 RW 02 Desa Dukuhrejo Kecamatan Bayan Kabupaten Purworejo
Desa : Dukuhrejo
Kecamatan : Bayan
Kabupaten : Purworejo
Kodepos : 54224

Peta Wilayah Desa

Transparansi Anggaran

APBDes 2025 Pelaksanaan

Pendapatan

Anggaran:Rp 1.309.615.751,00
Realisasi:RP 1.256.766.409,00

95.96%

Belanja

Anggaran:Rp 1.183.606.540,00
Realisasi:RP 1.111.626.971,00

93.92%

Pembiayaan

Anggaran:Rp 186.579.789,00
Realisasi:RP 186.579.789,00

100%

APBDes 2025 Pendapatan

Hasil Usaha Desa

Anggaran:Rp 1.685.093,00
Realisasi:RP 1.685.093,00

100%

Hasil Aset Desa

Anggaran:Rp 113.275.736,00
Realisasi:RP 102.265.895,00

90.28%

Dana Desa

Anggaran:Rp 765.705.000,00
Realisasi:RP 765.705.000,00

100%

Bagi Hasil Pajak Dan Retribusi

Anggaran:Rp 56.037.550,00
Realisasi:RP 37.060.550,00

66.14%

Alokasi Dana Desa

Anggaran:Rp 326.292.400,00
Realisasi:RP 313.188.400,00

95.98%

Bantuan Keuangan Kabupaten/Kota

Anggaran:Rp 45.421.272,00
Realisasi:RP 35.162.552,00

77.41%

Penerimaan Dari Hasil Kerjasama Dengan Pihak Ketiga

Anggaran:Rp 838.700,00
Realisasi:RP 838.700,00

100%

Bunga Bank

Anggaran:Rp 360.000,00
Realisasi:RP 860.219,00

238.95%

APBDes 2025 Pembelanjaan

Bidang Penyelenggaran Pemerintahan Desa

Anggaran:Rp 559.256.090,00
Realisasi:RP 503.651.821,00

90.06%

Bidang Pelaksanaan Pembangunan Desa

Anggaran:Rp 240.564.800,00
Realisasi:RP 229.852.700,00

95.55%

Bidang Pembinaan Kemasyarakatan Desa

Anggaran:Rp 313.872.450,00
Realisasi:RP 313.072.450,00

99.75%

Bidang Pemberdayaan Masyarakat Desa

Anggaran:Rp 15.913.200,00
Realisasi:RP 11.050.000,00

69.44%

Bidang Penanggulangan Bencana, Darurat Dan Mendesak Desa

Anggaran:Rp 54.000.000,00
Realisasi:RP 54.000.000,00

100%

Website Resmi
Pemerintah Desa Dukuhrejo
Kabupaten Purworejo

Desa
Dukuhrejo

Login Admin
Statistik Pengunjung
Info Aplikasi

BERITA NASIONAL

Update Terkini Abu Vulkanik Imbas Erupsi Anak Krakatau

JAKARTA -- Abu vulkanik akibat erupsi Gunung Anak Krakatau di perairan Selat Sunda belum sepenuhnya menghilang hingga Senin (7/9) kemarin, meski episode erupsi menerus yang berlangsung sekitar 25 jam telah berakhir.
Material vulkanik itu masih terpantau menyebar di sejumlah wilayah dan berdampak terhadap aktivitas masyarakat. Sebaran abu bahkan membuat operasional sejumlah bandara terganggu.

Sejumlah wilayah seperti Lampung, Banten, hingga DKI Jakarta juga memutuskan menerapkan kebijakan pembelajaran jarak jauh (PJJ) bagi para siswa imbas peristiwa ini. CNNIndonesia.com telah merangkum update terbaru terkait dampak abu vulkanik erupsi Gunung Anak Krakatau tersebut, sebagai berikut:

Aktivitas Gunung Anak Krakatau

Badan Geologi Kementerian ESDM menyatakan episode erupsi menerus Gunung Anak Krakatau selama 25 jam telah berakhir. Gunung api itu menunjukkan aktivitas erupsi dengan pola letusan ringan yang terjadi secara berkala.

Meski demikian, Kepala Badan Geologi ESDM, Lana Saria mengatakan aktivitas vulkanik Gunung Anak Krakatau masih terus dipantau karena tingkat kegempaan masih tinggi.

"Probabilitas untuk terjadi letusan dalam beberapa periode waktu selanjutnya masih tinggi, dengan ancaman bahaya berupa lontaran batu pijar disertai hujan abu lebat, serta potensi aliran lava jika erupsi menerus kembali terjadi," kata dia, Senin.

Lana pun menghimbau agar masyarakat tidak diperbolehkan memasuki dan melakukan kegiatan di dalam wilayah radius 3 km dari pusat aktivitas Gunung Anak Krakatau, serta wajib meningkatkan kewaspadaan terhadap ancaman bahaya awan panas, lava, lontaran batu pijar, dan hujan abu lebat.

Overstay WNA Diperpanjang

Buntut erupsi ini, Ditjen Imigrasi memperpanjang masa tinggal hingga 30 hari untuk Warga Negara Asing (WNA) yang terdampak.

"Pemberian Izin Tinggal Keadaan Terpaksa (ITKT) dengan masa berlaku paling lama 30 hari dan dapat diperpanjang apabila dibutuhkan sesuai ketentuan," tulis Ditjen Imigrasi di Instagram pada Senin.

Selain penambahan masa tinggal, Ditjen Imigrasi juga menggratiskan biaya overstay atau masa lebih tinggal akibat kondisi darurat. Adapun ketentuan ini perlu laporan dari WNA yang bersangkutan dengan melampirkan surat keterangan dari maskapai atau otoritas bandara setempat.

"Tarif biaya beban Rp0 bagi orang asing yang mengalami overstay akibat kondisi tersebut dengan melampirkan surat keterangan dari maskapai atau otoritas bandara," tulis Ditjen Imigrasi.

Lebih lanjut, Ditjen Imigrasi mengimbau WNA untuk datang ke kantor imigrasi terdekat untuk melaporkan diri dan membawa dokumen yang dibutuhkan untuk mendapat penambahan masa tinggal sekaligus Rp0 untuk biaya overstay.

Mitigasi jemaah Umrah

Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) meminta Penyelenggara Perjalanan Ibadah Umrah (PPIU) untuk memastikan keselamatan jemaah umrah yang kini tertahan di Arab Saudi imbas penutupan bandara akibat erupsi Gunung Anak Krakatau.

Kemenhaj meminta seluruh asosiasi segera melakukan langkah mitigasi dan memastikan seluruh jemaah yang terdampak tetap memperoleh pelayanan serta pendampingan, hingga perjalanan dapat dilanjutkan dengan aman.

"PPIU harus memastikan setiap jemaah memperoleh informasi yang cepat, jelas, dan akurat mengenai status penerbangan serta penanganan yang sedang dilakukan," kata Direktur Jenderal Bina Penyelenggaraan Haji dan Umrah, Puji Raharjo, dalam keterangannya, Senin.

Menurut Puji, keselamatan jemaah harus menjadi prioritas dalam setiap keputusan terkait keberangkatan, kepulangan, transit, perubahan jadwal, maupun perubahan rute penerbangan.

Kemenhaj meminta PPIU aktif berkoordinasi dengan maskapai penerbangan, pengelola bandar udara, otoritas penerbangan, penyedia layanan di Arab Saudi, serta pihak terkait lain.

"PPIU harus memastikan kebutuhan jemaah tetap terlayani, termasuk akomodasi, konsumsi, transportasi, pendampingan, dan kebutuhan dasar lainnya sampai perjalanan dapat dilanjutkan," ujarnya.

Sementara itu, bagi jemaah yang akan berangkat ke Tanah Suci, PPIU diminta menunda keberangkatan hingga ada kepastian penerbangan dan kesiapan seluruh layanan perjalanan.

"Kami meminta PPIU tidak memaksakan keberangkatan sebelum ada kepastian dari maskapai dan otoritas penerbangan. Keselamatan jemaah harus menjadi pertimbangan utama," ujar Puji.

Prabowo tingkatkan dana mitigasi

Presiden RI Prabowo Subianto hendak mengalokasikan anggaran lebih besar untuk sektor mitigasi bencana. Hal ini disampaikan dalam rapat terbatas penanganan bencana alam yang digelar secara virtual, Senin.

"Bagi pemerintah yang saya pimpin alokasi anggaran untuk mitigasi bencana harus kita tambah secara signifikan," kata Prabowo dalam arahannya.

Prabowo mengatakan rentetan bencana alam di Indonesia ini merupakan konsekuensi geografis Indonesia yang terletak di Rings of Fire. Kata dia, konsekuensi geografis itulah yang membuat pemerintah harus siap menghadapi keadaan semacam ini setiap saat.

"Gempa di Flores kemudian sekarang aktivitas Gunung Anak Krakatau, dan juga Kebakaran Hutan, dan asap yang masih jadi masalah bagi kita semua," kata Prabowo.

PJJ di Jakarta diperpanjang

Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta memperpanjang kebijakan pembelajaran jarak jauh (PJJ) selama satu hari imbas sebaran abu vulkanik Gunung Anak Krakatau.
 Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung mengatakan sebaran abu vulkanik di Jakarta terdeteksi tinggal sedikit. Namun, masih terdeteksi di beberapa daerah.

"Sekarang ini sebenarnya abu vulkaniknya sudah mengalami penurunan yang luar biasa. Tetapi di beberapa daerah masih ada, dan kami masih memerlukan waktu satu hari untuk memperpanjang pembelajaran jarak jauh ini sampai dengan besok. Sehingga dengan demikian PJJ di Jakarta sampai dengan besok," kata Pramono di Balai Kota Jakarta, Senin.


https://www.cnnindonesia.com/nasional/20260908073919-20-1401276/update-terkini-abu-vulkanik-imbas-erupsi-anak-krakatau

Beri Komentar

Komentar Facebook