Mohon maaf, untuk saat ini data belum tersedia...
Mohon maaf, untuk saat ini data belum tersedia...
| Hari ini | : | 65 |
| Kemarin | : | 68 |
| Total | : | 38.100 |
| Sistem Operasi | : | Unknown Platform |
| IP Address | : | 216.73.217.88 |
| Browser | : | Mozilla 5.0 |
Info
Inspektur Komando Cadangan Strategis Angkatan Darat (Ir Kostrad) Mayjen TNI Jannie Aldrin Siahaan, S.E., M.B.A., melakukan kunjungan kerja resmi ke Kantor dan Gerai KDKMP (Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih) Dukuhrejo pada Senin, 19 Oktober 2026.
Sebanyak 10.070 Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih beroperasi hingga 15 Oktober 2026. Nilai transaksi sepanjang 2026 mencapai Rp208,64 miliar.
JAKARTA – Sebanyak 10.070 Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) telah beroperasi di seluruh Indonesia hingga 15 Oktober 2026. Berdasarkan data Sistem Informasi Manajemen Koperasi Desa (Simkopdes), nilai transaksi koperasi tersebut sepanjang 2026 mencapai Rp208,64 miliar dari 85.427 transaksi.
Capaian ini menjadi bagian dari agenda penguatan ekonomi kerakyatan dan pembangunan desa dalam dua tahun pemerintahan Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming, yang genap pada 20 Oktober 2026.
Deputi Bidang Kemitraan dan Hubungan Media Badan Komunikasi Pemerintah (Bakom), Kurnia Ramadhana, mengatakan KDKMP diarahkan untuk memperkuat kegiatan ekonomi desa. Peran tersebut mencakup penyediaan kebutuhan pokok hingga penyerapan dan pemasaran hasil pertanian masyarakat.
"KDKMP dikembangkan sebagai pusat kegiatan ekonomi desa yang dapat memperpendek rantai distribusi dan memperluas akses pasar bagi petani serta pelaku usaha lokal," ujar Kurnia dalam keterangan di Jakarta, Minggu.
Menurut Kurnia, keberadaan koperasi diharapkan membantu menjaga ketersediaan barang, memperkuat posisi tawar produsen, serta mendorong perputaran ekonomi agar manfaatnya lebih banyak dirasakan masyarakat desa.
Berdasarkan dashboard Simkopdes per 16 Oktober 2026, beras medium program Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) dalam kemasan 5 kilogram menjadi produk dengan nilai transaksi tertinggi, yakni Rp92,98 miliar. Berikutnya, minyak goreng mencatat nilai transaksi Rp47,07 miliar.
Aktivitas perdagangan tersebut menjadi salah satu upaya koperasi dalam menyediakan kebutuhan pokok sekaligus memperkuat distribusi barang di tingkat desa. Pemerintah juga mendorong KDKMP menjadi saluran pemasaran hasil pertanian dan produk usaha masyarakat setempat agar produsen lokal memiliki akses pasar yang lebih luas.
Dari sisi infrastruktur, data Simkopdes per 16 Oktober 2026 mencatat sebanyak 28.402 KDKMP telah menyelesaikan pembangunan gedung dan gerai melalui Agrinas Pangan Nusantara. Pembangunan tersebut menggunakan anggaran sekitar Rp3 miliar per koperasi.
Dari jumlah tersebut, sebanyak 10.070 KDKMP menjadi sasaran pemantauan pemerintah untuk memastikan kesiapan operasional, termasuk ketersediaan sarana dan prasarana pendukung kegiatan usaha.
Pengembangan KDKMP diharapkan tidak hanya memperluas akses masyarakat terhadap kebutuhan pokok, tetapi juga memperkuat pemasaran produk lokal dan memperpendek rantai distribusi. Dengan demikian, koperasi diharapkan dapat menjadi salah satu penggerak kegiatan ekonomi masyarakat desa. (*)
Hubungi Aparatur Desa Untuk mendapatkan PIN
Total Populasi Desa Dukuhrejo
910 910
901 1811
1811
1811 1811
TOTAL : 1811 ORANG
LAKI-LAKI
PEREMPUAN
| Alamat | : | Jl. Parto Sudiro RT 02 RW 02 Desa Dukuhrejo Kecamatan Bayan Kabupaten Purworejo |
| Desa | : | Dukuhrejo |
| Kecamatan | : | Bayan |
| Kabupaten | : | Purworejo |
| Kodepos | : | 54224 |
| Anggaran | : | Rp 1.309.615.751,00 |
| Realisasi | : | RP 1.256.766.409,00 |
95.96%
| Anggaran | : | Rp 1.183.606.540,00 |
| Realisasi | : | RP 1.111.626.971,00 |
93.92%
| Anggaran | : | Rp 186.579.789,00 |
| Realisasi | : | RP 186.579.789,00 |
100%
| Anggaran | : | Rp 1.685.093,00 |
| Realisasi | : | RP 1.685.093,00 |
100%
| Anggaran | : | Rp 113.275.736,00 |
| Realisasi | : | RP 102.265.895,00 |
90.28%
| Anggaran | : | Rp 765.705.000,00 |
| Realisasi | : | RP 765.705.000,00 |
100%
| Anggaran | : | Rp 56.037.550,00 |
| Realisasi | : | RP 37.060.550,00 |
66.14%
| Anggaran | : | Rp 326.292.400,00 |
| Realisasi | : | RP 313.188.400,00 |
95.98%
| Anggaran | : | Rp 45.421.272,00 |
| Realisasi | : | RP 35.162.552,00 |
77.41%
| Anggaran | : | Rp 838.700,00 |
| Realisasi | : | RP 838.700,00 |
100%
| Anggaran | : | Rp 360.000,00 |
| Realisasi | : | RP 860.219,00 |
238.95%
| Anggaran | : | Rp 559.256.090,00 |
| Realisasi | : | RP 503.651.821,00 |
90.06%
| Anggaran | : | Rp 240.564.800,00 |
| Realisasi | : | RP 229.852.700,00 |
95.55%
| Anggaran | : | Rp 313.872.450,00 |
| Realisasi | : | RP 313.072.450,00 |
99.75%
| Anggaran | : | Rp 15.913.200,00 |
| Realisasi | : | RP 11.050.000,00 |
69.44%
| Anggaran | : | Rp 54.000.000,00 |
| Realisasi | : | RP 54.000.000,00 |
100%
Inspektur Komando Cadangan Strategis Angkatan Darat (Ir Kostrad) Mayjen TNI Jannie Aldrin Siahaan, S.E., M.B.A., melakukan kunjungan kerja resmi ke Kantor dan Gerai KDKMP (Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih) Dukuhrejo pada Senin, 19 Oktober 2026.
Sebanyak 10.070 Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih beroperasi hingga 15 Oktober 2026. Nilai transaksi sepanjang 2026 mencapai Rp208,64 miliar.
JAKARTA – Sebanyak 10.070 Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) telah beroperasi di seluruh Indonesia hingga 15 Oktober 2026. Berdasarkan data Sistem Informasi Manajemen Koperasi Desa (Simkopdes), nilai transaksi koperasi tersebut sepanjang 2026 mencapai Rp208,64 miliar dari 85.427 transaksi.
Capaian ini menjadi bagian dari agenda penguatan ekonomi kerakyatan dan pembangunan desa dalam dua tahun pemerintahan Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming, yang genap pada 20 Oktober 2026.
Deputi Bidang Kemitraan dan Hubungan Media Badan Komunikasi Pemerintah (Bakom), Kurnia Ramadhana, mengatakan KDKMP diarahkan untuk memperkuat kegiatan ekonomi desa. Peran tersebut mencakup penyediaan kebutuhan pokok hingga penyerapan dan pemasaran hasil pertanian masyarakat.
"KDKMP dikembangkan sebagai pusat kegiatan ekonomi desa yang dapat memperpendek rantai distribusi dan memperluas akses pasar bagi petani serta pelaku usaha lokal," ujar Kurnia dalam keterangan di Jakarta, Minggu.
Menurut Kurnia, keberadaan koperasi diharapkan membantu menjaga ketersediaan barang, memperkuat posisi tawar produsen, serta mendorong perputaran ekonomi agar manfaatnya lebih banyak dirasakan masyarakat desa.
Berdasarkan dashboard Simkopdes per 16 Oktober 2026, beras medium program Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) dalam kemasan 5 kilogram menjadi produk dengan nilai transaksi tertinggi, yakni Rp92,98 miliar. Berikutnya, minyak goreng mencatat nilai transaksi Rp47,07 miliar.
Aktivitas perdagangan tersebut menjadi salah satu upaya koperasi dalam menyediakan kebutuhan pokok sekaligus memperkuat distribusi barang di tingkat desa. Pemerintah juga mendorong KDKMP menjadi saluran pemasaran hasil pertanian dan produk usaha masyarakat setempat agar produsen lokal memiliki akses pasar yang lebih luas.
Dari sisi infrastruktur, data Simkopdes per 16 Oktober 2026 mencatat sebanyak 28.402 KDKMP telah menyelesaikan pembangunan gedung dan gerai melalui Agrinas Pangan Nusantara. Pembangunan tersebut menggunakan anggaran sekitar Rp3 miliar per koperasi.
Dari jumlah tersebut, sebanyak 10.070 KDKMP menjadi sasaran pemantauan pemerintah untuk memastikan kesiapan operasional, termasuk ketersediaan sarana dan prasarana pendukung kegiatan usaha.
Pengembangan KDKMP diharapkan tidak hanya memperluas akses masyarakat terhadap kebutuhan pokok, tetapi juga memperkuat pemasaran produk lokal dan memperpendek rantai distribusi. Dengan demikian, koperasi diharapkan dapat menjadi salah satu penggerak kegiatan ekonomi masyarakat desa. (*)
Titik sudarti
21 Oktober 2026 07:29:23
Keren Semangat bekerja dan selamat berjuang Terus semangat dalam berinovasi mencari terobosan baru...